IN MEMORIAM H. BACHTIAR CHAMSYAH: Jejak Pengabdian, Kenangan Reformasi 1998, dan Politik sebagai Amanah

Almarhum H. Bachtiar Chamsyah, tokoh politik, anggota DPR RI, Menteri Sosial. (Foto: Ist)
Almarhum H. Bachtiar Chamsyah, tokoh politik, anggota DPR RI, Menteri Sosial. (Foto: Ist)

Mungkin inilah salah satu pelajaran terbesar dari perjalanan tokoh seperti Bachtiar Chamsyah.

Jabatan datang dan pergi.

Parlemen berganti.

Presiden berganti.

Sistem politik mengalami perubahan.

Tetapi rakyat tetap membutuhkan negara yang hadir dengan keadilan dan kepedulian.

Karena itu, mengenang Bachtiar Chamsyah tidak harus berarti menempatkan beliau sebagai manusia tanpa kekurangan. Sejarah harus tetap jujur. Setiap tokoh politik memiliki keputusan, pilihan, keberhasilan, maupun keterbatasan yang kelak dinilai oleh zamannya.

Namun, setiap manusia juga meninggalkan jejak.

Bagi saya, salah satu jejak itu adalah kenangan pada 1998—ketika bangsa Indonesia sedang mencari jalan keluar dari sebuah krisis ketatanegaraan, dan saya berkesempatan berinteraksi dengan Bachtiar Chamsyah bersama tokoh-tokoh lain dalam lingkungan kerja MPR RI.

Dari ruang-ruang kelembagaan itulah saya belajar bahwa demokrasi tidak cukup hanya dengan pergantian kekuasaan.

Editor : Editor
Banner Relasi Publik
Bagikan

Berita Terkait
Terkini