Menurut Rengga, perbedaan pilihan selama proses politik merupakan hal yang wajar dalam sebuah pesta demokrasi.
Namun, setelah proses pemungutan dan penghitungan suara selesai, seluruh masyarakat diharapkan kembali bersatu dan bersama-sama membangun nagari.
“Suasana politik sudah usai. Setelah ini saya akan merangkul semuanya dan bersama-sama berbuat untuk pembangunan Koto Baru,” ungkapnya
Ia menegaskan, amanah yang diberikan masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab dirinya dan pendukungnya, tetapi merupakan tanggung jawab bersama untuk membawa Nagari Koto Baru ke arah yang lebih baik.
Rengga berharap seluruh elemen masyarakat dapat meninggalkan perbedaan selama proses Pilwana dan kembali memperkuat persatuan.
Menurutnya, pembangunan nagari membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan politik.“Tidak ada lagi nomor satu, nomor dua, nomor tiga atau nomor empat. Kita semua adalah masyarakat Koto Baru. Mari kita bersama-sama membangun nagari ini,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya pemungutan suara Pilwana, Rengga juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban serta menerima hasil pemilihan dengan lapang dada. (***)
Editor : Editor