Pertarungan Sengit, Ronal Ronefsah Menang Tipis di Pilwana Luak Kapau Alam Pauh Duo, Selisih 10 Suara

Ronal Ronefsah, Amd.P., calon nomor urut 4 berusia 25 tahun, menang tipis selisih 10 suara (622--612) di Pilwana Luak Kapau Alam Pauh Duo. (Foto: Ist)
Ronal Ronefsah, Amd.P., calon nomor urut 4 berusia 25 tahun, menang tipis selisih 10 suara (622--612) di Pilwana Luak Kapau Alam Pauh Duo. (Foto: Ist)

Solok Selatan, - Pertarungan sengit mewarnai Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026 di Nagari Luak Kapau Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan. Calon nomor urut 4, Ronal Ronefsah, Amd.P., berhasil meraih suara terbanyak dengan perolehan 622 suara.

Ronal unggul tipis 10 suara dari calon nomor urut 5, Syahrul Waris, yang memperoleh 612 suara. Selisih tipis tersebut menunjukkan ketatnya persaingan lima calon dalam memperebutkan kepercayaan masyarakat.

Berdasarkan hasil hitungan cepat formulir C1 dari 13 Tempat Pemungutan Suara (TPS), perolehan suara masing-masing calon yakni; Tarmuzi 160 suara, Sahibul Izhar 373 suara, Edi Arianto 292 suara, Ronal Ronefsah 622 suara, dan Syahrul Waris 612 suara.

Dari total 2.059 suara, Ronal berhasil mengumpulkan 622 suara dan mengungguli empat kandidat lainnya, Rabu (7/10/2026)

Kemenangan tersebut sekaligus menempatkan Ronal Ronefsah yang masih berusia 25 tahun sebagai calon muda yang berhasil meraih dukungan terbanyak dalam Pilwana Nagari Luak Kapau Alam Pauh Duo.

Meski kemenangan diraih dengan selisih sangat tipis dan sempat diwarnai riak-riak pascapemilihan, Ronal menyikapinya dengan tenang dan lapang dada. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk kembali bersatu dan menghilangkan perbedaan pilihan setelah proses demokrasi selesai.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Luak Kapau Alam Pauh Duo yang telah memberikan kepercayaan. Kemenangan ini bukan kemenangan pribadi, tetapi kemenangan seluruh masyarakat,” ujar Ronal.

Ronal menegaskan, perbedaan pilihan dalam Pilwana merupakan bagian dari proses demokrasi. Namun, setelah pemungutan suara selesai, seluruh masyarakat harus kembali bersatu untuk membangun nagari.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun nagari. Tidak ada lagi nomor 1, 2, 3, 4 atau 5. Kita semua adalah masyarakat Luak Kapau Alam Pauh Duo. Mohon dukungan dan doa agar amanah yang diberikan ini dapat saya jalankan dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Ronal juga menyampaikan bahwa kaum muda harus berani mengambil peran dalam pembangunan nagari. Namun, peran tersebut tetap harus berjalan dengan menjunjung tinggi adat dan menghormati ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, tokoh masyarakat serta seluruh unsur masyarakat.

Editor : Editor
Banner Relasi Publik
Bagikan

Berita Terkait
Terkini