Irman Gusman: Pertumbuhan Pariwisata Harus Meluas ke Kesejahteraan Anak Nagari

Senator Irman Gusman beri pidato kunci di ICCFBT--IHTC 2026 UNP. (Foto: Ist)
Senator Irman Gusman beri pidato kunci di ICCFBT--IHTC 2026 UNP. (Foto: Ist)

Ketiganya dapat dipadukan menjadi paket wisata yang utuh menikmati hidangan khas Minang, mengunjungi sentra tenun dan sulam, serta mengenal busana dan tata rias tradisional.

Wisatawan tinggal lebih lama, belanja lebih banyak, dan manfaatnya mengalir luas ke pelaku usaha kecil.

Untuk mengikatnya secara kelembagaan, Irman mengajak membentuk Kesepakatan Penciptaan Nilai Ekonomi Lokal atau Local Value Creation Compact antara investor, pemerintah, dan masyarakat.

Kesepakatan ini memuat target pembelian produk lokal, penyerapan tenaga kerja, pelatihan, kemitraan usaha, serta perlindungan lingkungan.

"Sederhananya: hotel kontrak pasokan dengan petani setempat, perguruan tinggi bantu penuhi standar mutu, lalu hotel bayar tepat waktu," contohnya.

Sebagai langkah nyata, Irman mengusulkan program percontohan dalam 100 hari ke depan.

UNP, UiTM, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat diminta memilih satu destinasi, membentuk tim pendamping, serta menyusun produk wisata dan kemitraan pemasok.

Keberhasilan diukur dari pendapatan warga, pembelian barang lokal, kualitas pekerjaan, kepuasan masyarakat, dan kondisi lingkungan.

Irman menutup dengan menegaskan: pertumbuhan tidak boleh mengikis kearifan lokal.

Alam dijaga, adat dihormati, dan masyarakat dilibatkan dalam pengambilan keputusan.

Editor : Editor
Banner Relasi Publik
Bagikan

Berita Terkait
Terkini