Turut hadir Dr. Suyin Pramono, S.Sn., M.Ds., akademisi dan profesional di bidang desain produk dan interior, heritage, batik, budaya, serta desain. Saat ini ia tercatat sebagai Specialized Lecturer bidang Design Entrepreneur & Product pada Program Master of Design BINUS University.
Selanjutnya Muhammad Rianto Utama (Tommy Utama), profesional di bidang tenun, wastra, kriya dan pengembangan perajin Indonesia, serta RR Koesoemaningsih, desainer tekstil yang aktif dalam pengembangan dan revitalisasi wastra Nusantara, termasuk pendampingan dan pengembangan desain tenun daerah melalui berbagai program penguatan wastra Indonesia.
Kehadiran para profesional tersebut menjadi kesempatan berharga bagi para pengrajin Pasia Baru untuk melihat Sulaman Kapalo Samek dari perspektif yang lebih luas.
Bukan hanya bagaimana sebuah sulaman dibuat, tetapi bagaimana sebuah karya tradisional dirancang, dikembangkan, dikemas, memiliki identitas, mengikuti selera pasar, dan pada akhirnya memiliki nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi.
Dari Pasia Baru, Menatap Jakarta hingga Dunia
Sulaman Kapalo Samek merupakan salah satu warisan budaya berupa kerajinan tekstil tradisional yang berkembang di Sumatera Barat. Di Kabupaten Padang Pariaman, khususnya Korong Pasia Baru, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, keterampilan tersebut telah diwariskan secara turun-temurun.
Keunikan Sulaman Kapalo Samek terletak pada teknik tusukan benang yang menghasilkan tonjolan kecil berbentuk lonjong menyerupai kepala peniti. Karakter tersebut kemudian menjadi identitas yang membedakannya dari jenis sulaman lainnya.Motif yang digunakan juga banyak terinspirasi dari flora, alam, serta filosofi budaya Minangkabau. Perpaduan antara keterampilan tangan, ketelitian, nilai budaya, dan karakter geografis tersebut membuat Sulaman Kapalo Samek memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai produk unggulan berbasis kearifan lokal.
Namun, tantangan ke depan bukan hanya bagaimana mempertahankan tradisi tersebut, melainkan bagaimana menjadikannya lebih relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan pasar.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman ingin agar keterampilan para penyulam di Pasia Baru tidak berhenti pada pasar lokal.
Editor : MS