Perubahan APBD 2026 Padang Pariaman Naik Jadi Rp1,53 Triliun, Belanja Modal Melonjak 85 Persen

Perubahan APBD 2026 Padang Pariaman Naik Jadi Rp1,53 Triliun, Belanja Modal Melonjak 85 Persen
Perubahan APBD 2026 Padang Pariaman Naik Jadi Rp1,53 Triliun, Belanja Modal Melonjak 85 Persen

Belanja modal aset tetap lainnya juga meningkat dari Rp34 juta menjadi Rp7,09 miliar. Sedangkan belanja modal aset lainnya yang sebelumnya dialokasikan sebesar Rp80 juta tidak lagi dianggarkan dalam rancangan perubahan.

Komposisi tersebut menunjukkan adanya penguatan alokasi pada belanja yang berkaitan dengan pembangunan dan penambahan aset daerah, terutama pada sektor jalan, jaringan dan irigasi.

Defisit Rp171,12 Miliar Ditutup Melalui Pembiayaan

Dengan pendapatan daerah sebesar Rp1.367.111.580.628 dan belanja sebesar Rp1.538.238.482.095,96, Rancangan Perubahan APBD 2026 mengalami defisit sebesar sekitar Rp171,126 miliar.

Defisit tersebut ditutup melalui pembiayaan daerah.

Penerimaan pembiayaan meningkat dari Rp138,78 miliar menjadi Rp172,12 miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan tetap sebesar Rp1 miliar.

Dengan demikian, pembiayaan netto mencapai sekitar Rp171,126 miliar dan digunakan untuk menutup defisit anggaran.

Pada akhirnya, Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 berada dalam kondisi balanced budget, dengan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tahun berkenaan sebesar Rp0.

Selanjutnya Dibahas Bersama DPRD

Bupati John Kenedy Azis menegaskan, penyampaian Nota Penjelasan Rancangan Perubahan APBD 2026 merupakan bagian dari tahapan pengelolaan keuangan daerah yang selanjutnya akan dibahas bersama DPRD Kabupaten Padang Pariaman.

Editor : MS
Banner Ultah Golkar 20
Bagikan

Berita Terkait
Terkini