PADANG PARIAMAN — Setiap rupiah yang dikelola pemerintah nagari harus bisa dipertanggungjawabkan dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Pesan tegas itu disampaikan Bupati Padang Pariaman Dr. H. John Kenedy Azis, S.H., M.H. kepada seluruh Wali Nagari yang baru dilantik.
Bupati JKA menegaskan, anggaran nagari bukan sekadar angka dalam dokumen atau target penyerapan anggaran. Di balik setiap rupiah tersebut terdapat kepentingan masyarakat yang harus dilayani dan persoalan warga yang harus diselesaikan.
“Anggaran bukan sekadar untuk dihabiskan, tetapi harus digunakan untuk menyelesaikan masalah masyarakat,” tegas Bupati saat membuka Sosialisasi Tata Kelola Keuangan Nagari bagi Wali Nagari yang Baru Dilantik di Aula Inspektorat Padang Pariaman, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi pembekalan bagi 73 Wali Nagari hasil Pemilihan Wali Nagari Serentak Tahun 2026 yang telah dilantik pada 26 Agustus 2026.
Bupati mengatakan, pelantikan Wali Nagari bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari amanah besar. Setelah dilantik, para Wali Nagari memiliki tanggung jawab untuk memastikan pemerintahan berjalan baik, pelayanan masyarakat meningkat, pembangunan tepat sasaran dan keuangan nagari dikelola secara bertanggung jawab.
Wali Nagari Wajib Paham KeuanganBupati mengingatkan agar pengelolaan keuangan tidak hanya dibebankan kepada Bendahara atau Sekretaris Nagari.
Sebagai pemimpin pemerintahan nagari, Wali Nagari harus memahami seluruh proses pengelolaan keuangan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan hingga pertanggungjawaban.
“Jangan pernah menganggap pengelolaan keuangan nagari hanya sebagai urusan Bendahara atau Sekretaris Nagari. Wali Nagari sebagai pemimpin pemerintahan nagari harus memahami bagaimana keuangan direncanakan, dilaksanakan, ditatausahakan, dilaporkan dan dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Menurut Bupati, pemahaman tersebut penting agar Wali Nagari tidak salah dalam mengambil kebijakan dan mampu memastikan setiap program yang menggunakan anggaran benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.
Editor : MS