Akli menekankan pentingnya manajemen penanggulangan bencana yang terencana, terpadu, dan berkesinambungan.
Tahapan tersebut meliputi mitigasi prabencana, penanganan tanggap darurat, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
"Di sinilah pentingnya kesiapsiagaan. Kita harus mampu mengantisipasi potensi bencana melalui pengorganisasian serta langkah-langkah yang tepat guna dan berdaya guna," jelas Akli.
Melalui sosialisasi ini, pengurus KNPI Sumbar diharapkan mampu meneruskan edukasi kebencanaan kepada masyarakat luas.
Sinergi antara pemerintah, BPBD, dan organisasi kepemudaan menjadi kunci utama dalam membangun Sumatra Barat yang tangguh bencana."Kesiapsiagaan bukan hanya tentang bagaimana menghadapi bencana ketika terjadi, tetapi juga bagaimana membangun kesadaran, mengurangi risiko, dan melindungi keselamatan masyarakat sejak dini," pungkas Akli. (***)
Editor : Editor