Manajemen SPBU Bungus Bantah Dugaan Penyelewengan BBM: Polisi Hadir untuk Pengamanan, Bukan Mengatur Distribusi

Manajemen SPBU Bungus Bantah Dugaan Penyelewengan BBM: Polisi Hadir untuk Pengamanan, Bukan Mengatur Distribusi
Manajemen SPBU Bungus Bantah Dugaan Penyelewengan BBM: Polisi Hadir untuk Pengamanan, Bukan Mengatur Distribusi

BUKAN SEMBARANG JERIKEN, ADA MEKANISME REKOMENDASI

Menjawab sorotan mengenai pengisian BBM menggunakan jeriken, Amri menjelaskan bahwa SPBU 14.252.516 tidak melayani pembelian secara sembarangan. Setiap transaksi tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku, termasuk penggunaan barcode dan dokumen rekomendasi dari instansi terkait bagi konsumen nelayan maupun pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dengan demikian, menurut manajemen, keberadaan jeriken di area pengisian tidak serta-merta dapat dijadikan dasar untuk menuding adanya penyalahgunaan BBM bersubsidi.

"SPBU Bungus hanya melayani kendaraan yang memiliki barcode dan konsumen nelayan serta UMKM yang memiliki surat rekomendasi dari dinas terkait," jelasnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi bantahan terhadap kesan bahwa seluruh aktivitas pengisian jeriken yang terlihat di lokasi berlangsung tanpa prosedur administratif.

Editor : MS
Banner Ultah Golkar 20
Bagikan

Berita Terkait
Terkini