Kongres KATUA: Merawat Sejarah, Menguatkan Organisasi, Meneguhkan Masa Depan

Ilhamsyah Mirman Sekjen DPP KATUA 2004-2015. (Foto: Ist)
Ilhamsyah Mirman Sekjen DPP KATUA 2004-2015. (Foto: Ist)

Oleh: Ilhamsyah Mirman, Sekjen DPP KATUA 2004-2015

Menjelang Kongres V Keluarga Alumni Teknik Universitas Andalas (KATUA) pada 28 November 2026 di Kota Padang, ada satu hal penting yang patut menjadi perhatian bersama: KATUA bukan sekadar organisasi tempat berhimpunnya para alumni Fakultas Teknik Universitas Andalas. Lebih dari itu, KATUA merupakan ruang pengabdian, persaudaraan, pertukaran gagasan, serta wadah kontribusi alumni bagi almamater, masyarakat, dan bangsa.

Kongres tidak hanya dimaknai sebagai forum pergantian kepemimpinan dan penyusunan program kerja semata, namun menjadi momentum untuk menengok kembali perjalanan sejarah, memahami dinamika organisasi, serta merumuskan arah dan relevansi KATUA menghadapi tantangan masa depan.

Menapak Jejak Awal

Perjalanan KATUA memiliki sejarah panjang yang berawal dari semangat kebersamaan alumni Teknik Universitas Andalas, khususnya mereka yang berdomisili di Jabodetabek.

Salah satu tonggak awal yang patut dicatat adalah pertemuan pertama alumni teknik di Gedung Bea Cukai, Jakarta Barat, pada Maret 1996. Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian silaturahmi dan aktivitas bersama yang kemudian berkembang menjadi gagasan membangun organisasi alumni yang lebih terstruktur.

Dari pertemuan ke pertemuan, tumbuh kesadaran bahwa alumni membutuhkan wadah bersama. Bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan organisasi yang mampu mempertemukan berbagai generasi, latar belakang profesi, pengalaman, dan potensi untuk kepentingan yang lebih besar.

Gagasan tersebut kemudian berlanjut pada pembentukan kepengurusan organisasi di Jakarta. Semangat para perintis inilah yang menjadi fondasi bagi perjalanan KATUA yang tercatat selain Dewan Pengurus Pusat yang berkedudukan di ibukota negara (sesuai AD awal pendirian), hingga saat ini 7 (tujuh) koordinator wilayah yaitu Jabodetabek, Sumbar, Sumbagut, Riau, Kepri, Jambi dan terakhir Kalimantan & Indonesia Timur.

Dalam perjalanan berikutnya, Kongres I DPP KATUA diselenggarakan di Hotel Pangeran, Padang, pada 2014. Kongres tersebut menghasilkan kepengurusan pertama yang dipimpin Surya Tri Harto sebagai Ketua Umum, dengan Ilhamsyah Mirman sebagai Sekretaris Jenderal.

Bagi mereka yang terlibat langsung dalam proses awal, perjalanan ini tentu menyimpan banyak cerita. Ada semangat, idealisme, keterbatasan, perbedaan pandangan, hingga berbagai upaya membangun kepercayaan dan soliditas organisasi.

Semua itu merupakan bagian dari sejarah yang perlu didokumentasikan. Sebab, organisasi yang tidak mengenali sejarahnya berisiko kehilangan jati diri dan arah perjuangannya.

Editor : Editor
Banner Ultah Golkar 20
Bagikan

Berita Terkait
Terkini