MTU BLK Sambangi Nagari

oleh
MTU unit Kejuruan Las Listrik BLK Padang, sambangi nagari di Sumbar. (foto: blkpdg)

Padang,—Program Pelatihan Mobile Training Unit ( MTU) binaan BLK Padang bekerja sama dengan beberapa nagari di kabupaten yang ada di Sumatera Barat (Sumbar) sedang gencar dilaksanakan.

Di antaranya MTU unit Kejuruan Instalasi Las Listrik di Nagari Paninjauan Kabupaten Tanah Datar , MTU unit kejuruan pelatihan dan bengkel di Nagari Tarantang Harau Kabupaten 50 Kota dan MTU unit kejuruan Konstruksi bangunan di Nagari Tiagan Kinali Kabupaten Pasaman Barat.

Pelatihan MTU sendiri dilaksanakan selama 30 (tiga puluh) hari dan diikuti oleh 16 (enam belas) orang Peserta.

Tentunya lewat pelatihan itu diharapkan peserta dapat lebih memahami teknis dan praktek dalam masing-masing bidang unit, sehingga dapat meningkatkan daya saing dan peluang untuk berusaha mandiri di bidang masing-masing unit kejuruan.

Menurut Kepala BLK Padang, Syamsi Hari, MTU merupakan program BLK dengan menyasar daerah-daerah yang jauh dari pusat kota dan di daerah tersebut tidak ada BLK-nya.

“Program ini diusulkan oleh wali nagari setempat namun biayanya sepenuhnya ditanggung Kemnaker melalui BLK Padang,”ujar Syamsi Jumat 20/7.

Menurut Syamsi, BLK Padang yang berada di bawah Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) ingin masyarakat yang tidak memiliki akses terhadap pelatihan tersebut, juga memperoleh kesempatan untuk diberikan pelatihan dan setelah selesai pelatihan bisa menjadi manusia mandiri yang punya keterampilan, serta setelah diberikan pelatihan bisa juga mendapatkan pekerjaan sesuai dengan bidangnya.

Pelatihan ini dilakukan langsung ke nagari yang diusulkan dengan menggunakan MTU dari BLK Padang .

Sementara itu nagari setempat yang menyediakan tempat dan masyarakat untuk diberikan pelatihan.

Seperti di Nagari Tarantang Harau, Kabupaten 50 Kota, yaitu MTU Jurusan Pemasangan Instalasi Listrik dan otomotif sepeda motor, pelatihan dilakukan di halaman rumah warga setempat .

“MTU berada di nagari tersebut lebih kurang selama sebulan (30 hari kerja),”ujar Syamsi.

Sedangkan di Nagari Kinali Kabupaten Pasaman Barat, juga diselenggarakan dengan masyarakat nagari setempat yaitu MTU Jurusan Konstruksi yang setiap hari pelaksanaan kegiatannya dalam pengawasan perangkat Nagari setempat.

“Semuanya bertujuan agar materi pelatihan dan masyarakatnya bersungguh-sungguh dan semangat, supaya kegiatan pelatihan ini mencapai tujuan yang maksimal dan semua ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat dan bisa di tularkan kepada masyarakat nagari lainnya,”ujar Syamsi saat memberikan keterangan kepada teman – teman media di Padang.

Walinagari Tarantang, Harau, Sudahri, berharap semoga program yang sangat membantu ini dapat dilakukan di semua kenagarian di Kabupaten 50 Kota.

“Sekarang baru Tarantang. Saya berharap kedepannya dapat dilakukan di nagari lain,”ujarny.

BLK Padang sendiri membuka diri kepada nagari-nagari lain. “Bagi nagari yang ingin mengajukan pelatihan dapat mengusulkan ke 11 BLK UPTD dan UPTP BLK Padang,” ujar Syamsi.(danker)