Revenue Ruling 83-120 dari IRS juga menekankan hasil, kemampuan membayar dividen, perlindungan saat likuidasi, serta ketentuan penebusan. Ketentuan dari konteks perpajakan perusahaan tertutup ini digunakan sebagai rujukan metodologis.
Atas dasar itu, kita membaca transaksi preferen Kimbell Royalty Partners dan NGL Energy Partners.
Pada Kimbell Royalty Partners, yang memiliki kepentingan mineral dan royalti migas, investor dapat meminta penebusan tunai setelah tujuh tahun dengan IRR 14%. Pada NGL Energy Partners, perusahaan jasa dan infrastruktur energi, put dapat diajukan setelah delapan tahun, dengan pembayaran paling cepat sekitar delapan setengah tahun sejak penerbitan. Formula put memakai IRR 14%. Jika dibandingkan dengan kedua pembanding ini, IRR danantara 4% lebih rendah dibandingkan dengan Kimbell Royalty Partners dan NGL Energy Partners tetapi jangka waktu penebusan Danantara lebih cepat dibandingkan dengan keduanya.
Kesimpulan: Jangan Terburu-buru Mengirim Kabar Baik
Sutan menutup buku usaha, lalu kembali membuka perjanjian sambil kembali menyeruput kopinya yang agak sedikit dingin. Dari hal di atas, ia memahami mengapa janji keuntungan harus dibaca bersama kemampuan membayar dan jalan keluar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Berdasarkan ruang lingkup pemeriksaan Seri 1 ini, saya menyarankan agar Danantara melalui PT Danantara Investment Management dan PT Danantara Energy International melakukan renegosiasi peningkatan tarif penebusan IRR agar lebih maksimal dan/atau apabila memungkinkan mencari alternatif investasi lain yang secara fundamental jauh lebih menjanjikan.
IRR 10% memang melampaui Ke 9,88%, WACC 7,79% dan kd setelah pajak 6,24% dalam skenario biaya modal yang digunakan, tetapi IRR 10% masih berada dibawah alternatif investasi sejenis (Prinsip Subtitusi). Terkait fundamental usaha, Profitabilitas dan Solvabilitas High Peak Energy masih berada di bawah median perusahaan pembanding,
Namun, tiba-tiba Sutan kembali tertegun dalam diamnya yang belum selesai membaca. Di halaman berikutnya, ia menemukan angka USD9,50 dan ketentuan yang dapat mengubahnya menjadi pemegang saham biasa. Ia menoleh kepada Baki. “Saya datang dengan rencana meminta modal kembali. Bagaimana kalau hak yang saya pegang berubah?” Wajarkah harga yang harus dibayar untuk menjadi pemegang saham biasa itu? Jika investasi merugi, siapa yang harus mempertanggungjawabkannya? Dan ilmu yang dijanjikan akan dibawa pulang, apakah benar dapat dipakai untuk membangun usaha di kampung? Sutan membutuhkan jawaban sebelum mengirim kabar baik. Pada Seri 2, kita akan membedah harga, hak, tanggung jawab, dan manfaat tersebut untuk menjawab pertanyaan utama: “Danantara Investasi di Amerika: Untung atau Buntung??”