Sport Center Segera Hadir di IV Koto Hilia

oleh -230 views
Wali Nagari Satria di lokasi tempat dibangun sport center nagari IV Koto Hilia, Jumat 17/5 (foto: niko)

Painan – Pemerintah Nagari IV Koto Hilia, Kecamatan Batangkapas, Kabupaten Pesisir Selatan akan segera mewujudkan rencana pembangunan stadion mini atau sport center sepak bola di nagari setempat.

Terbukti  Jumat, 17/5 lokasi pembangunan stadion mini di Kampung Jambak, Kenagarian IV Koto Hilia telah mulai dilakukan pengerjaan tahap awal.

“Iya, hari ini (Jumat, 17/5) kita sudah mulai mengerjakannya. Baru masuk tahap awal, yakni penimbunan dan pembuatan selokan air,”ujar Satria Darma Putra, Walinagari IV Koto Hilia saat diwawancarai via selular oleh wartawan media ini.

Satria mengatakan pembangunan stadion mini dengan luas kurang lebih dua hektar tersebut ditargetkan selesai 2022  dengan menggunakan dana desa.

Kata dia tahap pertama, anggaran yang dikucurkan sebanyak Rp. 64 Juta. Kemudian tahap dua, kalau bisa sebutnya akan dianggarkan sekitar Rp. 300 hingga 500 Juta.

“Dan untuk tahap ketiga ini agak banyak, nanti kita akan minta bantuan ke pusat melalui Kemenpora” jelasnya.

Satria menjelaskan banyak sekali manfaat yang diperoleh bila sport center sepak bola tersebut rampung dibangun.

Untuk mewujudkan hal itu, sebelumnya, pemerintah nagari sudah mempersiapkan banyak hal seperti pembebasan lahan maupun dana nagari yang akan dianggarkan untuk pembangunan.

“Dan kami juga sudah bermusyawarah dengan masyarakat nagari termasuk berkordinasi dengan pak camat,” ujar Satria.

Lanjutnya, pemerintah nagari tentu sangat memerlukan dukungan dari masyarakat sehingga apa yang diinginkan bersama bisa tercapai dengan baik.

Kata dia, apabila sarana olaharaga itu terwujud,  nantinya tidak hanya dapat digunakan oleh nagari setempat akan tetapi juga bermanfaat untuk kegiatan olaharaga seluruh lingkup nagari di Kecamatan Batangkapas.

Sehingganya Satria  berharap  kawasan itu betul-betul menjadi kawasan Sport Center terpusat se- Batangkapas.

Satria mengajak masyarakat agar setiap pembangunan yang dilakukan di daerah itu selalu didukung penuh oleh masyarakat setempat.

“Sebab, pembangunan yang dilakukan selalu menitik beratkan pada skala prioritas,”ujarnya. (niko).