DPRD dan Muhammadiyah Pesisir Selatan Bahas Solusi Pembangunan Sosial dan Ekonomi

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pesisir Selatan mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kabupaten Pesisir Selatan pada Senin, (10/2/2025). (Foto: Ist)
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pesisir Selatan mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kabupaten Pesisir Selatan pada Senin, (10/2/2025). (Foto: Ist)

Wakil Ketua PDM, Mardianton, S.EI., M.Pd, menambahkan bahwa peningkatan kasus anak yang membutuhkan perhatian serius menjadi alasan utama urgensi pembentukan KPAI.

"Kasus anak di daerah ini semakin kompleks, sementara penanganannya belum optimal," jelasnya.

Dengan adanya KPAI, diharapkan solusi yang lebih efektif dapat segera diterapkan.

Selain itu, PDM juga menyoroti pentingnya penguatan hubungan antara sekolah formal dan surau serta penerapan Peraturan Daerah (Perda) Pariwisata Halal.

"Pembangunan berbasis nilai religius dapat memperkuat identitas daerah serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," imbuh Buya H. Aprisal.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, DPRD Pesisir Selatan menyatakan dukungan penuh terhadap rekomendasi yang disampaikan.

"Kami menghargai kolaborasi ini dan berkomitmen untuk menindaklanjuti masukan dari Muhammadiyah demi kesejahteraan masyarakat," ujar Ketua DPRD Pesisir Selatan.

Rapat Dengar Pendapat ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara pemerintah dan organisasi sosial demi terciptanya kebijakan yang berpihak pada masyarakat.

Kolaborasi ini diharapkan mampu membawa perubahan nyata dalam pembangunan daerah yang lebih maju dan berkeadilan. (***)

Editor : MS
Banner - JPSBanner - Nevi Hari IbuBanner KAIBanner Ultah SolselBanner Solsel 2
Bagikan

Berita Terkait
Terkini