Terakhir dia menyatakan kesiapan nya atas tantangan dan harapan dari Gubernur sumbar untuk menjadikan gelanggang Pacu Kuda ini berstandar internasional.
"Kito tarimo tantangan Pak Gubernur untuk menjadikan Galanggang pacu kodo di Balah aie ini menjadi bertaraf internasional" tutupnya urkuti tepuk tangan yang gemuruh dari hadirin.
Sementara itu mewakili tokoh masyarakat Nagari Balah Aie dan niniak mamak, Joni Priadi menyampaikan dukungan penuh dan apresiasinya atas pelaksanaan even pacuan kuda ini.
"Kami niniak mamak balah Aia (pucuak adaik nagari balah Aia datuak Bandaro panjang penghulu jambak dan datuak basa penghulu sikumbang) seluruhnya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kegiatan ini, mari kita dukung program yang di canangkan oleh bupati kita" sebutnya penuh semangat
Muhammad Fadhly selaku ketua panitia melaporkan bahwa iven pacu kuda ini terlaksana atas ide dan keinginan dari Bupati Padang Pariaman untuk menghidupkan kembali gelanggang pacuan kuda ini.
Dengan target pengunjung minimal 20 ribu pengunjung, dan selain perlombaan pacu kuda para pengunjung akan disuguhkan penampilan dari pelaku seni pertunjukan, pelaku UMKM pelaku Fotografi dan lainnya.Pada saat itu, juga dilakukan penyerahan lapangan dan pataka oleh niniak mamak balah Aia (pucuak adaik nagari balah Aia datuak Bandaro panjang penghulu jambak dan datuak basa penghulu sikumbang) kepada Bupati Padang Pariaman, dilanjutkan dari Bupati Bupati Padang Pariaman kepada Pengprov Pordasi Sumbar, terakhir kepada dari pengprov kepada komisi pacuan dewan steward.
Pada akhir kesempatan itu juga laksanakan penampilan show Horse back Archery dari atlit berkuda dan panahan kebanggan Padang Pariaman.
Perhelatan akbar Pacuan kuda tanggal 5-6 April ini akan dilaksanakan dalam 24 race dengan masing masing Hari pertama 5 April 2025 dengan 11 race dan hari kedua 6 April 2025 dengan 13 race (Kominfo)
Editor : MS

