Oleh karena itu, pembentukan Tim Reformasi Polri seharusnya diposisikan sebagai langkah awal, bukan tujuan akhir. Tantangan utama terletak pada keberanian untuk melakukan perubahan sistemik yang menyentuh fondasi organisasi, baik dari sisi struktur maupun kultur.
Tanpa langkah tersebut, reformasi berisiko terjebak dalam siklus kebijakan yang berulang—muncul sebagai respons atas krisis, tetapi tidak berlanjut menjadi transformasi yang berkelanjutan. (***)Baca juga: PTS Terjepit, LLDIKTI Jangan Diam: Saat Jalur Mandiri Membesar, Keadilan Pendidikan Dipertanyakan
Editor : Editor


