Mursalim juga mengungkapkan bahwa Pemprov Sumbar telah mengusulkan hibah bagi FKUB Provinsi Sumbar sebesar Rp1,4 miliar pada Tahun Anggaran 2027 mendatang. Anggaran tersebut direncanakan untuk mendukung program pembinaan kerukunan, dialog antarumat beragama, komunikasi sosial, mediasi, deteksi dini, hingga pencegahan konflik sosial keagamaan secara berkelanjutan.
Dalam forum tersebut, Sekretaris FKUB Provinsi Sumbar, Rifki menyampaikan kondisi kerukunan umat beragama di daerah masih berlangsung aman dan kondusif. Namun, perkembangan isu nasional, pengaruh media sosial, intoleransi, radikalisme, serta kerentanan generasi muda tetap memerlukan langkah antisipatif.
"Salah satu langkah antisipatif itu bisa kita lakukan melalui penguatan pendidikan toleransi, dialog lintas agama, dan sistem deteksi dini," ujar RifkiMelalui kegiatan komunikasi sosial ini, pemerintah pusat dan pemerintah daerah menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga kerukunan umat beragama, meningkatkan efektivitas pencegahan konflik sosial, serta membangun sistem peringatan dini yang melibatkan sekolah, keluarga, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat demi menjaga stabilitas, persatuan, dan keharmonisan di Provinsi Sumbar. (adpsb/bud)
Editor : MS
