Kabinet Bayangan: Ketika Cahaya Kekuasaan Justru Melahirkan Bayangannya Sendiri

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Mereka menyatakan bahwa kabinet bayangan bukanlah kendaraan menuju istana, melainkan ruang untuk mengawasi istana.

Mereka tidak sedang mempersiapkan pelantikan, melainkan percakapan. Mereka tidak ingin merebut kekuasaan, tetapi ingin memastikan kekuasaan tidak merebut akal sehat.

Di sinilah satir itu mulai bekerja.

Sebuah negara yang telah memiliki parlemen, badan pemeriksa, lembaga pengawas, komisi-komisi independen, kementerian yang berderet seperti etalase birokrasi, justru melahirkan sebuah kabinet tanpa kantor, tanpa stempel, tanpa anggaran, dan tanpa kewenangan.

Seolah republik ini sedang mengakui sesuatu tanpa pernah mengucapkannya.

Bahwa terkadang gedung yang megah tidak otomatis menghasilkan pengawasan yang kokoh.

Pemerintah sesungguhnya tidak perlu takut kepada kabinet bayangan.

Bayangan tidak pernah menggulingkan siapa pun.

Yang semestinya muncul justru rasa malu.

Sebab, bayangan hanya hadir ketika ada cahaya.

Editor : Editor
Banner InfografisBanner - GorBanner Rahmat Saleh - Gema
Bagikan

Berita Terkait
Terkini