Kabinet Bayangan: Ketika Cahaya Kekuasaan Justru Melahirkan Bayangannya Sendiri

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Ada yang lebih senang memecahkan cerminnya, lalu mengira wajahnya ikut menjadi lebih tampan.

Di republik ini, kritik sering diperlakukan seperti tamu yang datang tanpa undangan. Disambut dengan senyum di depan kamera, tetapi dicurigai begitu pintu ditutup.

Kekuasaan memiliki bakat yang aneh.

Semakin lama duduk di kursi, semakin yakin bahwa tepuk tangan adalah ukuran keberhasilan, bukan sekadar gema dari ruangan yang dipenuhi bawahan.

Akibatnya, suara yang berbeda perlahan dianggap gangguan.

Padahal dalam demokrasi, justru suara yang mengganggu itulah alarm yang menyelamatkan rumah sebelum terbakar.

Kabinet bayangan bukanlah pemerintahan tandingan.

Ia hanyalah metafora yang berubah menjadi organisasi.

Ia adalah sindiran yang diberi struktur.

Parodi yang lahir bukan untuk menghibur, melainkan untuk mempermalukan keadaan.

Editor : Editor
Banner InfografisBanner - GorBanner Rahmat Saleh - Gema
Bagikan

Berita Terkait
Terkini