Sekolah dan Siswa Disabilitas Jadi Fokus Bantuan Universitas Andalas Pascabencana

Sekolah dan Siswa Disabilitas Jadi Fokus Bantuan Universitas Andalas Pascabencana
Sekolah dan Siswa Disabilitas Jadi Fokus Bantuan Universitas Andalas Pascabencana

Pesisir Selatan— Tim pengabdian masyarakat tanggap bencana dari Universitas Andalas yang diketuai Dr. Roni Ekha Putera, S.IP., M.PA., bersama mitra Universitas Ekasakti dan Yayasan Tabik.DC menyalurkan bantuan logistik dan melakukan pendampingan psikososial bagi sekolah serta peserta didik berkebutuhan khusus yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pesisir Selatan, Jum’at (19/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk mempercepat pemulihan pascabencana di Provinsi Sumatera Barat.

Kegiatan pengabdian masyarakat tanggap bencana ini dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan mendesak akibat dampak bencana hidrometeorologi yang tidak hanya merusak infrastruktur tetapi juga mengganggu proses belajar dan kondisi psikologis masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti pelajar dan peserta didik berkebutuhan khusus. Pendekatan yang diterapkan difokuskan tidak hanya pada penyaluran kebutuhan material, tetapi juga pada dukungan psikososial untuk membantu pemulihan mental dan semangat belajar.

Kegiatan dimulai dengan koordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan sebagai langkah awal menentukan titik intervensi. Selanjutnya, tim bergerak menuju MTsN 06 Pesisir Selatan di Nagari Tuik IV Koto Mudiek untuk pelaksanaan program di lingkungan pendidikan yang terdampak. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah MTsN 06 membuka kegiatan secara resmi, disusul sambutan dari Ketua Tim Pengabdian, Dr. Roni Ekha Putera, di hadapan seluruh siswa dan tenaga pendidik.

Tim pengabdian menyerahkan bantuan school kit yang mencakup tas sekolah, buku tulis, pena, pensil, penghapus, dan rautan kepada para siswa. Bantuan ini dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan belajar serta mendorong keberlanjutan proses pembelajaran di sekolah pascabencana. Selain itu, bantuan tersebut juga diharapkan memberikan dukungan moral kepada pelajar yang sedang menata kembali rutinitas belajar mereka setelah terdampak bencana.

Selain penyaluran bantuan logistik, rangkaian kegiatan di sekolah juga mencakup pendampingan psikososial yang dirancang dalam bentuk sesi permainan edukatif dan interaktif. Para siswa diajak berkumpul dan memilih bola berwarna sebagai dasar pembentukan kelompok. Setiap kelompok kemudian dipandu oleh dua pendamping dari tim pengabdian untuk mengikuti berbagai permainan yang mendorong partisipasi aktif, kerja sama, komunikasi, serta ekspresi emosional secara positif. Aktivitas ini bertujuan meredakan beban psikologis siswa dan menciptakan suasana belajar yang lebih aman dan menyenangkan pascabencana.

Editor : MS
Banner - JPSBanner - Nevi Hari IbuBanner KAIBanner Ultah SolselBanner Solsel 2Banner Solsel 3Banner Solsel 4
Bagikan

Berita Terkait
Terkini