Padang, - Tim GERCEPDA UNP untuk ketiga kalinya kembali turun ke lokasi terdampak bencana hidrometrologi di Kabupaten Agam sebagai bagian dari Program Pengabdian Masyarakat Tanggap Bencana 2025 yang didukung pendanaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Pada tahap ini, penyaluran bantuan difokuskan ke beberapa nagari di Kecamatan Tanjung Raya, dengan sasaran wilayah yang sebelumnya belum sepenuhnya terjangkau akibat keterbatasan akses transportasi.
Pada hari pertama kegiatan, tim GERCEPDA langsung menuju Nagari Sungai Batang, yang pada aksi bantuan sebelumnya belum dapat dijangkau karena akses darat sempat terputus.
Di lokasi ini, bantuan disalurkan dalam bentuk paket sembako, peralatan memasak, pakaian sekolah, alat tulis, bantal, mukena, sarung, serta pakaian layak pakai hasil donasi dari berbagai pihak.
Bantuan ini ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya keluarga dan anak-anak terdampak bencana.
Selanjutnya, tim melanjutkan pendistribusian bantuan ke beberapa nagari lain di Kecamatan Tanjung Raya, yakni Nagari Bancah sebanyak 55 paket, Nagari Sungai Batang sebanyak 100 paket, Nagari Koto Kaciak sebanyak 24 paket, serta Nagari Bayua sebanyak 50 paket bantuan.Selain itu, tim juga kembali menyalurkan 9 paket tambahan ke Koto Tinggi sebagai pelengkap bantuan dari kunjungan sebelumnya, guna memastikan distribusi bantuan berjalan lebih merata.
Kegiatan penyaluran bantuan ini mendapat sambutan positif dari pemerintah nagari dan masyarakat setempat.
Wali Nagari Bayua, Fajrin, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang disalurkan melalui Tim GERCEPDA UNP.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Tim GERCEPDA UNP. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami yang terdampak dan masih berjuang memulihkan kondisi pascabencana,” ujarnya.
Editor : Editor




