Dari Ranah Minang, Enam Srikandi Membuka Jalan Polisi Wanita Indonesia

Irdam Imran. (Foto: Ist)
Irdam Imran. (Foto: Ist)

Dan hari ini, Polwan telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Maka penghormatan terbesar kepada para perintis bukanlah sekadar menyebut nama mereka.

Penghormatan terbesar adalah memastikan bahwa nilai yang mereka bawa tidak hilang:

keberanian tanpa kesewenang-wenangan, kewenangan tanpa kesombongan, dan pengabdian tanpa pamrih.

Dari Bukittinggi untuk Indonesia

Sejarah sering kali ditulis dengan nama-nama besar.

Tetapi sejarah juga dibangun oleh orang-orang yang pada awalnya hanya melakukan apa yang mereka yakini benar.

Enam perempuan di Bukittinggi pada 1948 mungkin tidak pernah membayangkan bahwa nama mereka akan menjadi bagian dari sejarah nasional.

Namun waktu membuktikannya.

Mereka datang ketika Republik sedang membutuhkan tenaga.

Mereka belajar ketika zaman sedang bergolak.

Editor : Editor
Banner Ultah Golkar 20
Bagikan

Berita Terkait
Terkini