Dari Ranah Minang, Enam Srikandi Membuka Jalan Polisi Wanita Indonesia

Irdam Imran. (Foto: Ist)
Irdam Imran. (Foto: Ist)

Di sinilah pertemuan antara perempuan, pendidikan, perjuangan Republik dan institusi negara menemukan bentuk yang konkret.

Dan dari kota inilah sebuah pesan dikirim kepada Indonesia:

bahwa perempuan mampu memikul tanggung jawab negara.

Polwan dan wajah negara hukum

Delapan puluh tahun kemudian, dunia sudah berubah.

Polwan bukan lagi sesuatu yang dianggap aneh.

Perempuan polisi hadir dalam berbagai bidang kepolisian.

Mereka berada dalam pelayanan masyarakat, penyidikan, lalu lintas, pendidikan, penanganan perempuan dan anak, hingga berbagai posisi strategis.

Tetapi justru karena institusi semakin besar, warisan sejarah enam Srikandi itu menjadi semakin penting untuk direnungkan.

Sebab kekuasaan negara bukanlah kekuasaan yang bebas.

Seragam bukan lisensi untuk bertindak sewenang-wenang.

Editor : Editor
Banner Ultah Golkar 20
Bagikan

Berita Terkait
Terkini