Tour Guide Terbaik Textyle Art Council Amerika Semenjak 1992

Mulyandri Ramadhan Bachtiar, Tour Designer. (Foto: Ist)
Mulyandri Ramadhan Bachtiar, Tour Designer. (Foto: Ist)

Oleh: Mulyandri Ramadhan Bachtiar, Tour Designer

Alhamdulillah saya sekarang justru merasa kaya setelah kehilangan segala segalanya khususnya harta benda. Setelah mulai sehat dan mulai bersahabat dengan media dan dunia maya saya banyak mengaggumi tokoh-tokoh muda pariwisata diIndonesia dengan kreativitas dan segmen khusus market pariwisata yang digarapnya tapi setelah kenal mereka justru terinspirasi dan berani mulai berbisnis pariwisata setelah membaca profil-profil tentang saya dimedia. Bahkan ada salah satu yang sudah menjadi top operator dunia yang khusus menggarap premium market dan mempunyai kantor di Singapura, Jakarta dan Bali. Duh...sungguh luar biasa! Saya baru tahu setelah beberapa bulan yang lalu dia tiba-tiba dia menelpon saya dan meminta saya khusus untuk menjadi pembicara untuk even webinarnya untuk partner-partner dia diEropah. Duh begitu bangganya!

Ada juga anak muda setelah termotivasi ketika membaca salah satu profile tentang saya dimedia dia langsung pulang kampung dan membangun nagarinya Nyarai Lubuk Alung - Sumatera Barat sebagai destinasi pariwisata. Aksinya yang luar biasa dengan mengajak pemuda-pemuda yang dulunya para pelaku Illegal lodging sekarang justru menjaga alam. Dan aksinya akhirnya mendapat pengakuan international dengan penghargaan yang dia dapat dari European Outdoor Conservation Association (EOCA). Nomor 1 dunia!

Bahkan salah satu orang terdekat saya yang begitu gigih berjuang bersama telah mendapat penghargaan juga "Award of Excellent" dari UNESCO atas usahanya dalam memperkenalkan songket Minangkabau kepada dunia.

Dan beberapa dari mereka sudah mendapatkan penghargaan Kalpataru karena aksi lingkungan dan pariwisata yang digarapnya.

Advertisement
Banner IKA UNAND
Scroll kebawah untuk lihat konten
Bahkan sebulan yang lalu ketika Shasami (sarapan sambil silaturahmi) dengan seorang sahabat saya yang sedang menjabat kepala dinas pariwisata Sumbar Dia bilang bahwa dia bersama Wagub Sumbar melakukan melakukan studi banding kesalah satu top destinasi dunia sekarang yaitu Labuan Bajo yang terkenal denganfauna yang eksotiknya yaitu Komodo.

Dan mereka dihandle oleh satu top tour operator disana. Sangat muda dan masih berusia 27 tahun. Pengusaha pariwisata yang sangat sukses untuk ukuran seusianya dan sudah mempunyai 4 kapal pesiar!

Dan yang membuat kaget kepala dinas ketika pengusaha muda tersebut menyebutkan bahwa dia berkecimpung didunia pariwisata karena terinspirasi setelah membaca profile tentang seorang Ridwan Tulus!

"Ridwan Tulus??" Tanya kadis heran. Bahkan sang wagub Sumbar sendiri bertanya siapa Ridwan Tulus karena beliau tidak mengenalnya!

Mendengar cerita sobat saya tersebut saya jadi merasa sangat kaya. Ternyata masih ada juga gunanya saya hidup didunia !

Editor : MS
Banner HPN NeviBanner HPN NurnasBanner HPN RahmatBanner HPN JPS 1
Bagikan

Berita Terkait
Terkini