Bahkan, prosedur standar yang menjamin keselamatan diri mereka sendiri saat berada di lokasi bencana pun belum dipahami secara utuh dan mendalam.
“Saya melihat materi-materi terkait penanganan bencana yang disampaikan oleh para instruktur dan pelatih selama berlangsungnya Jambore ini sangat penting untuk diketahui, dipahami, dan dipraktikkan oleh seluruh peserta,” ujarnya.
Lebih lanjut, Muharlion berharap kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan kualitasnya.
Ia menyarankan agar kegiatan ini menghasilkan standar jenjang keahlian resmi yang mengukur kemampuan dan keterampilan setiap relawan dalam menangani berbagai situasi bencana.
Selain perlindungan jaminan sosial, Muharlion juga memberikan dukungan penuh atas langkah Pemerintah Kota Padang yang menyalurkan bantuan peralatan penanggulangan bencana bagi para relawan.
Menurutnya, ketersediaan peralatan yang lengkap dan layak pakai akan sangat membantu kelancaran komunikasi dan koordinasi, sekaligus memberikan perlindungan fisik maksimal bagi relawan saat menjalankan tugas berat di lapangan.Diketahui, bantuan peralatan yang telah diserahkan oleh Pemerintah Kota Padang meliputi 36 unit handy talky, 50 unit body harness, 36 unit mesin gergaji rantai (chain saw), 51 unit helm penyelamatan vertikal, 53 stel pelampung keselamatan, 14 unit katrol ganda, 50 unit senter standar keamanan, serta 14 gulung tali khusus penyelamatan.
Semua peralatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan keamanan setiap relawan dalam bertugas melayani masyarakat. (***)
Editor : Editor