Aceh Tamiang Wil Never Walk Alone

Wartawan Adrian Tuswandi, penulis bersama Khairul Tanjung dan Wulan, guru SD di Aceh Tamiang, Ahad (28/12/2025). (Foto: Ist)
Wartawan Adrian Tuswandi, penulis bersama Khairul Tanjung dan Wulan, guru SD di Aceh Tamiang, Ahad (28/12/2025). (Foto: Ist)

Di Aceh Tamiang, 88 warga meninggal dan di tiga provinsi 3.188 fasilitas pebdidikan rusak. Di Tamiang juga, 439 sekolah rusak. Semua perabot dan isinya berantakan. Dari angka itu, 73 rusak berat, 306 sedang dan 60 lainnya rusak ringan. Lalu, ada 58 unit sekolah yang aman.

Aceh Tamiang hari ke-33 pascabanjir, memang lelah. Musibah yang datang di luar perkiraan. Saat ini jumlah pengungsi di Aceh Tamiang sekitar 150 ribu orang, untuk merekalah huntara dibangun. Memang banyak sekali rumah di tepi jalan saja, apalagi di dalam kampung yang ditinggal begitu saja karena tak mungkin lagi didiami. (***)

Editor : Editor
Banner Sekjen PWI PusatBanner Rahmat Saleh - Milda Berdaya
Bagikan

Berita Terkait
Terkini