Tantangan ke Depan
Tugas berat berikutnya tidaklah sekadar membenahi BUMN hari ini. Tantangan yang jauh lebih strategis adalah menanam "pohon-pohon" ekonomi baru.
Keberhasilan transformasi BUMN jangan sampai terhenti pada perbaikan kinerja keuangan, efisiensi, peningkatan laba, atau besarnya dividen yang disetorkan kepada negara. Transformasi harus meninggalkan warisan berupa organisasi yang sehat, sistem yang kuat, dan terutama pemimpin-pemimpin berkualitas untuk membawa BUMN ke masa depan.
Di sinilah salah satu pekerjaan terberat itu. Melahirkan top leader BUMN yang memiliki kapasitas, integritas, visi bisnis, dan portofolio tidaklah perkara mudah.
Dimata saya, transformasi bukan terminal akhir sebuah perjalanan. Transformasi adalah jalan panjang yang membutuhkan konsistensi, regenerasi, dan kesinambungan. Karena itu, kaderisasi pemimpin masa depan tidak boleh dilakukan secara reaktif ketika sebuah posisi kosong. Kaderisasi harus dirancang sejak dini dan menjadi bagian dari strategi korporasi.
Human Capital (HC) harus naik kelas. HC tidak boleh lagi dipandang sekadar sebagai unit administrasi kepegawaian yang mengurus rekrutmen, promosi, mutasi, remunerasi, dan pensiun. HC harus menjadi arsitek talenta dan salah satu pusat strategi korporasi.
Human Capital harus bertransformasi menjadi “kampus mini” di dalam korporasi tempat talenta terbaik BUMN dibentuk, diuji, ditempa, dan dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan.Human Capital harus ditempatkan di meja strategis korporasi. HC harus memiliki keberanian membaca kebutuhan kompetensi masa depan. Kita jangan lupa: BUMN yang hebat membutuhkan sistem yang hebat. Sistem yang hebat membutuhkan pemimpin yang hebat. Dan pemimpin yang hebat tidak lahir secara tiba-tiba—mereka dibentuk melalui proses panjang, pengalaman, penugasan, pembelajaran, dan kaderisasi yang sistematis.
Diujung pemikiran, saya ingin ikut pula mengapresiasi BP BUMN dan Danantara. Benar kata pepatah, proses dan kerja keras tidak akan mengkhianati hasil. Transformasi yang semula dianggap jargon kini telah beralih menjadi tekad bersama untuk memberikan return yang maksimal pada bangsa dan negara.
Dan yang lebih membanggakan lagi transformasi BUMN ini dipimpin oleh putra asli tanjung alam. (***)
Editor : Editor



