Reaktivasi Kereta Api

Two Efly, Wartawan Ekonomi. (Foto: Ist)
Two Efly, Wartawan Ekonomi. (Foto: Ist)

Rencana reaktivasi hingga 248,5 kilometer menunjukkan bahwa yang sedang dibicarakan bukan satu stasiun atau satu jalur pendek.

Ini adalah upaya menghidupkan kembali sebagian jaringan lama Sumatera Barat dan menyambungkannya dengan kebutuhan transportasi masa kini.

Jujur, jika kita bicara tentang masa depan Sumatera Barat, konektivitas adalah salah satu kuncinya.

Kereta api dapat membawa orang, barang, wisatawan, investasi, serta pertumbuhan ekonomi dari satu daerah ke daerah lainnya.

Merajut Pantai Barat dan Pantai Timur

Beberapa bulan yang lalu saya menulis dengan judul, "Pantai Barat: Kartu Mati atau Kartu Kunci".

Dalam tulisan itu saya meyakini bahwa Pantai Barat tidaklah benar-benar mati. Di mata saya, Pantai Barat adalah kartu kunci.

Banyak potensi yang dapat dikembangkan dengan basis produksi dan distribusi melalui Pantai Barat.

Selain mudah mengakses antarprovinsi di wilayah barat Sumatera, Pantai Barat adalah gerbang terdekat ke timur tengah.

Saya berharap melalui Danantara, koneksi antara Pantai Barat dengan Pantai Timur dapat diwujudkan.

Teluk Bayur dan pelabuhan Dumai harus tersambung. Lanjutkanlah cetak biru jalur kereta api yang sudah disiapkan Belanda dan Jepang.

Editor : Editor
Banner Relasi Publik
Bagikan

Berita Terkait
Terkini