Resensi Buku Transformasi Kamar Kedua Parlemen Indonesia: Menuju Parlemen Teritorial Digital karya Lalu Nizam Zahir

Irdam Imran. (Foto: Ist)
Irdam Imran. (Foto: Ist)

Dalam perspektif ini, senator bukan sekadar anggota lembaga perwakilan yang bekerja di Jakarta.

Senator adalah representasi konstitusional dari wilayah yang mempunyai hubungan langsung dengan masyarakat daerah yang diwakilinya.

Era digital membuka peluang baru.

Aspirasi masyarakat tidak lagi harus dihimpun hanya melalui kunjungan kerja atau pertemuan tatap muka.

DPD dapat membangun digital constituency: sebuah ruang digital yang memungkinkan masyarakat menyampaikan aspirasi, mengikuti agenda senator, memantau tindak lanjut aspirasi, melihat data daerah dan mengikuti isu-isu yang sedang diperjuangkan.

Dengan demikian, hubungan senator dengan konstituen tidak berhenti pada pemilu.

Representasi dapat berlangsung secara terus-menerus.

Tetapi Digitalisasi Saja Tidak Cukup

Di sinilah kritik sekaligus pengembangan terhadap gagasan buku ini menjadi penting.

DPD dapat memiliki sistem digital yang sangat canggih.

DPD dapat membangun dashboard daerah, mengintegrasikan data pembangunan, menggunakan kecerdasan analitik, membuka kanal partisipasi publik dan mengembangkan digital constituency.

Editor : Editor
Banner Relasi Publik
Bagikan

Berita Terkait
Terkini