Resensi Buku Transformasi Kamar Kedua Parlemen Indonesia: Menuju Parlemen Teritorial Digital karya Lalu Nizam Zahir

Irdam Imran. (Foto: Ist)
Irdam Imran. (Foto: Ist)

Kinerja dapat dilihat.

Dan pertanggungjawaban dapat diakses publik.

Maka digitalisasi bukan lagi sekadar persoalan administrasi.

Digitalisasi menjadi infrastruktur demokrasi teritorial.

Tiga Transformasi

Dari gagasan buku Lalu Nizam Zahir tersebut, saya melihat setidaknya ada tiga transformasi yang harus berjalan bersamaan.

Pertama, transformasi teknologi.

Membangun digital parliament, digital constituency, integrasi data daerah, keterbukaan informasi dan partisipasi publik digital.

Kedua, transformasi akuntabilitas.

Membuka informasi mengenai penggunaan sumber daya publik, kegiatan representasi, hasil kerja dan tindak lanjut aspirasi sehingga hubungan antara anggaran dan kinerja dapat dipahami masyarakat.

Ketiga, transformasi konstitusional.

Editor : Editor
Banner Relasi Publik
Bagikan

Berita Terkait
Terkini