Keempat, memastikan setiap kebijakan strategis nasional yang berdampak besar terhadap daerah melibatkan representasi daerah secara bermakna.
Kelima, membuka kembali diskursus konstitusional mengenai desain bikameralisme Indonesia.
Agenda terakhir bukan agenda kecil.
Tetapi reformasi kelembagaan tidak boleh dianggap tabu.
Konstitusi bukan kitab yang selesai dibaca sekali.
Konstitusi adalah living constitution yang harus mampu menjawab kebutuhan zaman sepanjang tetap berlandaskan prinsip negara hukum dan demokrasi.DPD RI Tidak Boleh Menjadi “Senator Tanpa Senjata”
Ada ungkapan sederhana yang mungkin terasa satir:
DPD RI jangan sampai menjadi senator tanpa senjata.
Dipilih langsung oleh rakyat, tetapi tidak memiliki daya yang memadai untuk memastikan suara rakyat daerah memengaruhi keputusan.
Editor : Editor


